Pemkot Surabaya Gelar Sosialisasi Pelaksanaan Tata Naskah Dinas

Pemkot Surabaya Gelar Sosialisasi Pelaksanaan Tata Naskah Dinas

2017-10-30 11:35:34 +0700

Dinkominfo-Naskah Dinas merupakan alat komunikasi di ruang lingkup kedinasan dalam bentuk tertulis yang dibuat dan dikeluarkan oleh pejabat berwenang. Untuk menciptakan adanya keseragaman yang baik dalam hal teknis maupun prosedur dalam Pemerintahan, Bagian Organisasi Sekda Kota Surabaya menggelar Sosialisasi Tata Naskah Dinas di Gedung Wanita Surabaya (30/10).

Sosialisasi yang dihadiri oleh para pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ini akan berlangsung selama 2 hari sampai tanggal 31 Oktober esok. Sosialisasi Tata Naskah Dinas akan membahas secara detail mulai pokok-pokok pelaksanaan  pengelolaan naskah dinas hingga hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penerapan tata persuratan.

Hadir sebagai keynote speaker dalam sosialisasi tersebut di antaranya, Biro Organisasi Setda Prov. Jatim Panidjo, Balai Bahasa Jatim Andi Asmara, Diskominfo Surabaya Arief dan Fk Hukum Unair Lilik Pudjiastuti. "Naskah dinas merupakan sumber administrasi atau dasar melakukan pembangunan di Pemerintahan. Jika komunikasinya baik insyaAllah hasilnya juga akan bagus" tutur Panidjo dalam kesempatannya memaparkan materi sosialisasi ini.

Dasar Hukum yang mengatur tata naskah dinas diatur dalam permendagri no 54 th 2009 tentang pedoman tata naskah dinas di lingkungan Pemerintah Daerah dan perwali no 68 th 2011 tentang tata naskah dinas di lingkungan Pemkot Surabaya. 

Andi Asmara melanjutkan materi selanjutnya yakni Bahasa Indonesia dalam Surat Dinas. Penggunaan bahasa dalam surat dinas tercantum pesan penulis yang ingin disampaikan kepada penerima surat.

"ciri bahasa yang bagus adalah menggunakan bahasa Indonesia baku. Salah menggunakan tanda baca titik koma saja sudah salah dan beda maknanya," tegas mantan redaktur jawapos group ini.

Andi juga menghimbau kepada para hadirin agar pesan yang akan disampaikan dapat dipahami, hendaknya memperhatikan unsur ejaan, pemilihan kata, dan penyusunan kalimat dalam naskah dinas.

Lilik Pudjiastuti satu-satunya keynote speaker wanita dalam sosialisasi ini menyampaikan Tata Undang-Undang Administrasi Pemerintahan (UU AP). Tujuan adanya Tata UU AP ini adalah tertib administrasi pemerintahan, menciptakan kepastian hukum, mencegah penyalahgunaan wewenang, serta perlindungan hukum bagi pejabat dan warga negara.

"Pemerintah itu public service maka Pemerintah harus responsif," pesan Lilik kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) di akhir paparannya. (hnm/pri)

Agenda
2017-11-14 15:51:28 +0700
Pertunjukan Rakyat
2017-11-13 14:50:04 +0700
Bursa Kerja Terbuka November 2017
2017-11-11 15:28:50 +0700
Pesta Cak Koen 2017
2017-11-10 13:16:39 +0700
Jadwal Pelaksanaan Bazar Usaha Mikro Tahun 2017
2017-10-30 09:41:30 +0700
Rangkaian Kegiatan Hari Pahlawan tahun 2017