Pelajari E-Government, Pemerintah Provinsi Aceh Kunjungi Surabaya

Pelajari E-Government, Pemerintah Provinsi Aceh Kunjungi Surabaya

2017-11-01 12:14:49 +0700

Dinkominfo-Inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya selalu berhasil menarik perhatian banyak instansi lain untuk belajar tentang hal tersebut. Kali ini, Rabu (1/11), rombongan dari Pemerintah Provinsi Aceh mengunjungi Kota Surabaya untuk belajar mengenai salah satu inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya yaitu e-Gov dan KIM.

Bertempat di Ruang Rapat Dinkominfo Surabaya, rombongan diterima  langsung oleh Antiek Sugiharti selaku Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika. Kepala Rombongan Pemerintah Provinsi Aceh Muchlis mengatakan, tujuannya mengunjungi Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Surabaya adalah untuk mempelajari tentang E-Government dan KIM

"Seperti yang kita ketahui, dulu Aceh merupakan negara konflik dan baru damai pada tahun 2005 setelah ada tsunami. Dan semenjak tahun itu kita mulai membangun Aceh kembali menjadi lebih baik. Maka dari itu kami datang ke Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Surabaya untuk belajar mengenai e-Government dan KIM" ujar Muchlis.

Setelah itu Antiek memberikan paparan mengenai Command Center bahwa sejak diresmikan Walikota pada akhir Juli 2016 lalu, Command Center telah efektif melayani aduan darurat masyarakat melalui nomor pengaduan 112. Nomor tersebut bisa diakses 24 jam dan bebas pulsa. Ketika warga menelepon ke nomor 112 dan menyampaikan laporannya, petugas segera menghubungi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait untuk segera menindaklanjuti laporan itu dengan menerjunkan petugas ke lokasi.

Antiek juga menambahkan paparannya tentang E-payment, dengan adanya aplikasi tersebut dapat mempermudah pekerjaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Surabaya. Ia menambahkan, E-payment dapat mempercepat pembayaran uang proyek untuk rekanan pada umumnya. Penyedia jasa dan barang cukup melengkapi persyaratan administrasi secara online. Setelah melengkapi persyaratan, penyedia barang dan jasa menerima pembayaran pada bank yang ditunjuk setelah dua hari. Pembayaran dilakukan melalui bank Pemkot yang ditransfer ke bank perusahaan yang menjadi rekanan.

Selanjutnya Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika menjelaskan paparan mengenai Kelompok Informasi Masyarakat yang disingkat menjadi KIM. KIM merupakan lembaga layanan publik yang dibentuk dan dikelola dari, oleh dan untuk masyarakat secara khusus sebagai layanan informasi masyarakat terhadap isu-isu pembangunan sesuai dengan kebutuhannya. (Noi/Pri)

Agenda
2017-11-14 15:51:28 +0700
Pertunjukan Rakyat
2017-11-13 14:50:04 +0700
Bursa Kerja Terbuka November 2017
2017-11-11 15:28:50 +0700
Pesta Cak Koen 2017
2017-11-10 13:16:39 +0700
Jadwal Pelaksanaan Bazar Usaha Mikro Tahun 2017
2017-10-30 09:41:30 +0700
Rangkaian Kegiatan Hari Pahlawan tahun 2017