Kunjungi Surabaya, Pemkab Kepulauan Yapen Papua Gali Penerapan e-Government

Kunjungi Surabaya, Pemkab Kepulauan Yapen Papua Gali Penerapan e-Government

2017-11-02 13:58:49 +0700

Dinkominfo-Komitmen good government yang diterapkan oleh Pemerintah Kota Surabaya telah menuai banyak prestasi dan keberhasilan. Pemerintah Kota Surabaya dinilai telah membangun berbagai inovasi baik dalam pengelolaan kota maupun pelayanan publik. Inovasi tersebut menarik pemerintah daerah lain untuk mengunjungi Surabaya dan menggali inovasi lebih dalam. Salah satunya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen Papua yang melakukan kunjungan kerja  ke Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya.

Bertempat di Ruang Kepala Dinas Kominfo Surabaya, Kamis (2/11) kunjungan kerja ke Dinkominfo Kota Surabaya ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Surabaya, Antiek Sugiharti. Antiek mengucapkan selamat datang kepada rombongan dari Papua di Kota Surabaya. Beliau juga mengucapkan terimakasih karena telah percaya dan memilih Kota Surabaya sebagai jujukan kunjungan kerja kali ini.
 
Secara lugas Kepala Dinas Kominfo Kota Surabaya ini menyampaikan bahwa project perubahan e-Government sudah dibangun sejak 2009. Beliau akan memberikan gambaran suatu sistem yang terkoordinasi dan tersinkronisasi antar satu OPD dengan OPD lainnya di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.

Antiek menjelaskan garis besar dari e-Government yang terdiri dari beberapa sistem dan aplikasi baik untuk pengelolaan daerah dan pelayanan masyarakat. Salah satunua adalah teknis e-Payment, program ini dinilai lebih efisien, cepat, mudah, dan transparan karena dengan sistem elektronik dalam hitungan detik seluruh berkas sudah dapat diterima langsung oleh OPD yang bersangkutan.

Ditanya mengenai sistem pembayaran TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) bagi ASN (Aparatur Sipil Negara), Antiek menjelaskan TPP bagi ASN didasarkan pada 2 hal yang cukup penting. "cara pembayaran TPP ASN di Pemkot Surabaya, berdasarkan beban pekerjaan dan kinerja. Dimana keduanya ini terkoordinasi mulai dari e-planning, e-controlling sampai dalam menangani layanan masyarakat. Indikator kedisiplinan harus 100%, jika tidak maka ada variabel pengurangannya," tegas wanita yang telah meraih beberapa penghargaan e-government di tingkat Asia Pasifik ini.

Antiek juga menjabarkan mengenai langkah apa saja yang harus dilakukan untuk mengawali sistem e-government ini. Langkah-langkah tersebut sudah terencana di dalam Masterplan TIK Kota Surabaya mulai dari Ringkasan Eksekutif, Manajemen Proyek, Gambaran Umum, hingga Pengembangan SDM. (hnm/pri)

Agenda
2017-11-14 15:51:28 +0700
Pertunjukan Rakyat
2017-11-13 14:50:04 +0700
Bursa Kerja Terbuka November 2017
2017-11-11 15:28:50 +0700
Pesta Cak Koen 2017
2017-11-10 13:16:39 +0700
Jadwal Pelaksanaan Bazar Usaha Mikro Tahun 2017
2017-10-30 09:41:30 +0700
Rangkaian Kegiatan Hari Pahlawan tahun 2017