Gali Best Practice Pengelolaan Data dan Informasi, FIKI 2017 Kunjungi Pemkot Surabaya

Gali Best Practice Pengelolaan Data dan Informasi, FIKI 2017 Kunjungi Pemkot Surabaya

2017-11-07 10:51:00 +0700

Dinkominfo-Pemerintah Kota Surabaya terus melakukan terobosan baru untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh masyarakat Surabaya. Salah satu terobosan atau inovasi tersebut adalah electronic government atau biasa disingkat menjadi e-Gov. Hal ini menarik perhatian banyak instansi lain untuk datang dan belajar tentang e-Gov ke Surabaya. 

Kali ini, Selasa (7/11), giliran rombongan dari Forum Informatika Kesehatan Indonesia atau disingkat dengan FIKI Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga yang berkesempatan menimba ilmu tentang implementasi e-Gov yang sukses dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Bertempat di Ruang Rapat Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Surabaya, rombongan dari FKM Unair tersebut diterima oleh Cahyo Utomo selaku Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya. 

Ketua rombongan yang juga merupakan panitia dari FIKI 2017, Arief Hargono dalam sambutannya mengatakan bahwa kedatangannya kali ini bertujuan untuk mendapatkan best practice dari implementasi sistem data dan informasi yang telah diterapkan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Kunjungan kali ini juga sebagai salah satu cara optimalisasi pengelolaan data dan informasi sesuai dengan tujuan MDGs atau Millennium Development Goals. Pemerintah Kota Surabaya dipilih karena sistem electronic government (e-Gov) dianggap berhasil diterapkan di Kota Surabaya.  

Cahyo Utomo, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya, dalam kesempatan tersebut menjelaskan secara garis besar tentang e Government yang diterapkan di Kota Surabaya, terdiri dari beberapa layanan publik seperti e-Surat, Surabaya Single Window, e-Health, e-Wadul, e-Musrenbang, e-Budgeting, e-Project, e-Procurement, e-Delivery dan e-Controlling.

Setelah itu Cahyo menjelaskan tentang e-Health. "Masyarakat Surabaya yang hendak berobat ke puskesmas atau rumah sakit milik Pemkot Surabaya, sudah tidak perlu lagi antre di lokasi. Mereka kini bisa menggunakan fasilitas e-Health, untuk mendaftar dan mengambil nomor antrean secara online" ungkap Cahyo. "Dengan memasukkan NIK, masyarakat bisa memilih poli di rumah sakit atau puskesmas" imbuh Cahyo.(noi/ynu) 

Agenda
2017-11-14 15:51:28 +0700
Pertunjukan Rakyat
2017-11-13 14:50:04 +0700
Bursa Kerja Terbuka November 2017
2017-11-11 15:28:50 +0700
Pesta Cak Koen 2017
2017-11-10 13:16:39 +0700
Jadwal Pelaksanaan Bazar Usaha Mikro Tahun 2017
2017-10-30 09:41:30 +0700
Rangkaian Kegiatan Hari Pahlawan tahun 2017