Sambut Peserta Simposium Internasional Seannet, Pemkot Gelar Welcome Dinner

Sambut Peserta Simposium Internasional Seannet, Pemkot Gelar Welcome Dinner

2017-12-12 19:26:09 +0700

Dinkominfo-Pemerintah Kota Surabaya menyambut setiap tamunya yang datang ke kota Surabaya. Salah satunya tamu dari peserta Simposium Internasional Southeast Asian Neighbourhood (Seannet) 2017-2018. Bertempat di rumah dinas walikota Surabaya, Selasa (12/12), peserta disambut dengan Tari Remo yang disajikan oleh lima penari cilik dari Sanggar Putra Bima Respati.

Philippe Peycam, international institute for Asian Studies, Leiden University mewakili peserta mengatakan, simposium yang digelar merupakan kolaborasi yang menarik dengan Universitas Airlangga. Simposium akan digelar selama dua hari. Malam ini merupakan kesempatan yang baik untuk saling mengenal.

Sementara itu Paul Rube, international institute for Asian Studies, Leiden University berterima kasih atas keramahan sambutan dari Pemerintah Kota Surabaya. Ia menjelaskan, dalam dua hari ini akan membahas peran air pada masyarakat kota. Dan kali ini Surabaya menjadi studi kasus. 

Masih menurut Paul, Peneleh juga akan menjadi tujuan kunjungan untuk menggali lebih dalam studi kasus. Pihaknya akan melakukan wawancara dengan masyarakat setempat. Ia berharap dari proyek penelitian yang dilakukan menjadi sumbangsih akademis dan menjadi bentuk pengetahuan baru. 

Sedangkan M. Taswin, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekdakota Surabaya dalam sambutannya mengatakan, atas nama Pemerintah Kota Surabaya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan bahwa kota Surabaya menjadi tempat penyelenggaraan. Ia berharap melalui simposium tersebut dapat berkontribusi untuk kemitraan dengan kota Surabaya. 

Masih menurut Taswin, Surabaya, yang berpenduduk 3,2 juta jiwa, sangat peduli dengan pembangunan kota yang berkelanjutan. Dengan perkembangan yang signifikan, Kota Surabaya dalam 5 (lima) tahun terakhir mendapatkan banyak apresiasi dan penghargaan nasional maupun internasional. Surabaya pun semakin sering menjadi tempat berbagai kegiatan dan benchmarking. Kita tidak lagi kesulitan memperkenalkan Surabaya, sebagai tempat event Nasional maupun Internasional. 

Taswin melanjutkan, terinspirasi berbagai kisah sukses kota-kota pantai di dunia yang berhasil mewujudkan identitas sebagai kota pantai yang modern, Kota Surabaya juga akan mengadaptasi konsep kota pantai ”waterfront city”. Kota Surabaya menerapkan konsep Waterfront city pada kawasan pantai nelayan Kenjeran di wilayah timur dan kawasan penunjang pelabuhan Kawasan Teluk Lamong di wilayah utara kota. Kedua kawasan ini merupakan kawasan strategis ekonomi yang telah ditetapkan dalam RTRW Kota Surabaya Tahun 2014-2034. 

Usai sambutan, dilakukan tukar menukar cinderamata antara kedua belah pihak. Para tamu kemudian dipersilakan untuk menyantap hidangan khas kota Surabaya ditemani dengan musik elekton. (Pri)

 

 

Agenda
2018-05-22 16:24:59 +0700
Roadshow & Bazar Ramadhan 1439 H
2018-05-21 17:28:56 +0700
Jadwal PPDB 2018
2018-05-14 21:57:50 +0700
Program Beasiswa Perguruan Tinggi Negeri
2018-05-04 15:25:29 +0700
Pasar Malam Tjap Toendjoengan
2018-05-03 00:33:27 +0700
Festival Pertunjukan Rakyat (Pertura)