Diskusi Malam Penghargaan Pameran Startup Tempo 2017

Diskusi Malam Penghargaan Pameran Startup Tempo 2017

2017-12-18 18:21:10 +0700

Dinkominfo-Malam ini bertempat di Gedung Siola Kota Surabaya, Tempo Media Grup bersama Pemerintah Kota Surabaya menggelar penghargaan "Startup Pilihan Koran Tempo 2017", Senin (18/12). Sebanyak 16 perusahaan rintisan yang dinilai memiliki potensi besar, inovasi, serta dampak sosial tinggi akan di anugerahi penghargaan.

Sebelum acara penghargaan dimulai, acara terlebih dahulu dibuka dengan Diskusi Pameran Startup yang menghadirkan Walikota Surabaya Tri Rismaharini sebagai narasumbernya. Bukan hanya Walikota saja tetapi ada pula Kaspar Situmorang Kepala Devisi Digital Center of Exellence Bank BRI, Dondi Hananto Founder Kinara Indonesia, Yansen Kamto Founder Kibar, Vidi Aldiano Founder KROWD dan juga Budi Setyarso Pemimpin Redaksi Tempo yang berperan sebagai moderator.

Dengan tema Membangun Start-up Yang Berkelanjutan dan Berdampak Sosial,  Tri Rismaharini menjelaskan tentang mengenai proses pelayanan Pemerintah Kota Surabaya yang sudah 90 persen menggunakan online, maka industri kreatif ini sangat diperlukan dan karena setiap tahunnya selalu berkembang maka harus mengikuti terus dan tidak boleh sampai ketinggalan. 

"Selama saya menjadi walikota, sekitar 300 software telah kami buat.  Kita tidak usah menggantungkan sesuatu ke orang lain. Untuk menjadi seorang Start-up sebetulnya hanya dibutuhkan keberanian dan kita tidak boleh menyerah. Yang dibutuhkan adalah kemauan keras dan memahami lingkungan sekirat kita. Jadi sebenarnya tidak usaha ragu yg penting kita mau membuka mata kita dan mau bertanya dan berdiskusi" ujar Risma.

Sebanyak 16 start-up tersebut merupakan hasil penyaringan dari 83 nomine yang berlangsung sejak Oktober sampai akhir November lalu. Redaksi Koran Tempo bekerja sama dengan Digitaraya, platform pengembangan talenta di bidang teknologi dan start-up, serta Badan Ekonomi Kreatif menyisir puluhan start-up, yang sebagian besar belum mendapatkan suntikan dana dari investor. Hasil penyisiran tersebut disaring beberapa kali sehingga menghasilkan 16 terbaik dalam empat kategori.

Yansen Kamto menambahkan bahwa tahun depan, Kota Surabaya akan menjadi tuan rumah dalam Start-up Nation Summit yang tahun ini digelar di Estonia dan Tri Rismaharini menjadi salah satu juri dalam ajang tersebut. Yansen juga menambahkan bahwa mejadi Start-up bukanlah hal yang mudah, mereka harus membuat aplikasi yang berguna bagi orang-orang dan yang paling peling penting adalah pemerintah ikut mendukung dan memiliki visi dan misi untuk para Start-up.(noi/ynu) 

Agenda
2018-01-17 15:00:47 +0700
Pasar Murah Pemerintah Kota Surabaya
2018-01-05 16:21:01 +0700
Sertifikasi Tenaga Kerja
2018-01-05 16:19:19 +0700
Pelatihan Tenaga Kerja
2017-11-23 15:38:34 +0700
Himbauan Hari Bebas Kendaraan Bermotor
2017-11-14 15:51:28 +0700
Pertunjukan Rakyat