Akhir Tahun, Surabaya Panen Penghargaan IGA 2017

Akhir Tahun, Surabaya Panen Penghargaan IGA 2017

2017-12-19 12:42:30 +0700

Tahun 2017 ditutup Kota Surabaya dengan beragam prestasi. Tiga penghargaan dengan kategori pemerintah Kota, Walikota, serta Kategori Kota terbaik  diraih oleh Koa Surabaya dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2017 di Hotel Sahid, Sudirman, Jakarta Pusat, Senin malam (18/12).

Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri memberikan apresiasi terhadap kinerja kepala daerah, dalam bentuk pemberian penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2017. Penghargaan ini diberikan oleh Kemendagri kepada daerah yang melaksanakan program strategis pemerintah pusat dengan serius serta benyak memberikan inovasi di daerahnya.

Sesuai Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, Balitbang Kemendagri memiliki tugas untuk melakukan penilaian terhadap inovasi yang dilakukan suatu daerah. Hal ini sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah dan Permendagri Nomor 43 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kemendagri. Inovasi daerah dapat berbentuk inovasi tata kelola pemerintahan daerah, inovasi pelayanan publik dan inovasi bentuk lainnya, sesuai dengan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah.

Menteri  Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, acara ini memberikan apresiasi kepada daerah yang komitmen membangun otonomi daerah. Penilaian kepala daerah ini bukan oleh Kemendagri, tetapi ada tim dari LIPI, IPDN, UI untuk yang independen.

Sementara itu dalam sambutannya, Mendagri, penghargaan leadership award ini diberikan kepada Gubernur juga kepala daerah yang dinilai telah memenuhi janji kampanye minimal 90 persen, termasuk Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Mereka yang terpilih sebagai penerima leadership award dinyatakan bagus dari segi beberapa indikator varibel, yakni kapabilitas, akseptabilitas, kompatibilitas, kredibilitas, integritas, rekam jejak dan inovatif.

Terkait inovasi daerah, Tjahjo berharap agar inovasi terus dikembangkan untuk membangun tatakelola pemerintah pusat dan daerah yang lebih efektif dan efisien dalam memperkuat otonomi daerah. Ia juga mengingatkan kepala daerah agar mereplikasi inovasi-inovasi daerah yang ada di Indonesia sehingga tidak perlu sering-sering kunjungan ke luar negeri untuk studi banding. “Ini semua tujuannya untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Foto : Dok. Humas Kemendagri

Agenda
2018-01-17 15:00:47 +0700
Pasar Murah Pemerintah Kota Surabaya
2018-01-05 16:21:01 +0700
Sertifikasi Tenaga Kerja
2018-01-05 16:19:19 +0700
Pelatihan Tenaga Kerja
2017-11-23 15:38:34 +0700
Himbauan Hari Bebas Kendaraan Bermotor
2017-11-14 15:51:28 +0700
Pertunjukan Rakyat