27/07/2011 17:40:35
Tingkatkan Pengetahuan Masyarakat Menuju Surabaya Kota Sehat

Dinkominfo – Untuk mempengaruhi perilaku masyarakat agar bisa lebih meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan menuju Surabaya Kota Sehat, Dinas Kesehatan Kota Surabaya gelar roadshow program-program kesehatan, Rabu (27/7) di Atrium ITC Mega Grosir Surabaya.

Roadshow yang kali pertama digelar ini, dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Surabaya, Drs. Bambang Dwi Hartono, MPd. Dalam sambutannya, ia mewaliki Pemerintah Kota Surabaya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas komitmen, inisiatif dan prakarsa yang terus menerus dilakukan Dinas Kesehatan Kota Surabaya sehingga secara fisik dapat dilihat sarana dan prasarana kesehatan semakin bagus dan harapan hidup di Surabaya juga semakin panjang.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kota Surabaya karena upayanya yang tidak mengenal lelah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat kota Surabaya. Mudah-mudahan kegiatan yang inovatif ini mendapat sambutan positif dari masyarakat,” ucapnya.

Menurut Bambang, setelah Pemerintah Kota Surabaya mendorong peningkatan kepedulian masyarakat dibidang kesehatan yakni peduli kesehatan diri sendiri, peduli kesehatan keluarganya, peduli kesehatan lingkungannya maka tahap selanjutnya adalah diisi dengan pengetahuan. Untuk itulah program ini dilaksanakan, sehingga masyarakat Surabaya semakin tahu bagaimana menuju dan mewujudkan hidup sehat.

Membangun kesehatan, masih kata Bambang adalah bagaimana merubah perilaku masyarakat untuk hidup sehat. Oleh karena itu, untuk membangun perilaku terkait dengan pendidikan, mudah-mudahan dengan intervensi Pemerintah Kota di bidang penididkan, maka hal tersebut secara paralel juga diikuti dengan perbaikan kesehatan masyarakat.

“Walaupun Pemerintah Kota Surabaya belum maksimum melakukan intervensi tetapi alokasi anggaran untuk peningkatan kesehatan relative sudah cukup, diharapkan di Surabaya sudah tidak lagi ditemukan anak-anak yang tidak sekolah dan gizi buruk. Sampai-sampai Camat dan Lurah pernah saya minta untuk sweeping anak yang tidak sekolah dan anak yang gizi buruk dengan harapan agar masyarakat Surabaya sudah tidak ada lagi yang menderita gizi buruk,” pungkasnya.

Bambang berangan-angan kelak di kota Surabaya dapat didirikan rumah sakit tanpa kelas, yang tidak membedakan masyarakat Surabaya dalam berobat. “Semoga saja Surabaya dapat memiliki rumah sakit tanpa kelas seperti yang ada di Kota Tangerang, agar warga Surabaya tidak kesulitan lagi untuk berobat yang terkadang untuk berobat saja terkendala dalam pengelompokan kelas. Kita juga tidak boleh malu untuk belajar dari kota lain dalam peningkatan pelayanan kesehatan, karena apa yang kita lakukan merupakan upaya kita mensejahterakan warga kota Surabaya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dr. Esty Martiana Rachmi menyebutkan dalam satu tahun ini, Dinas Kesehatan Kota Surabaya merencanakan akan melakukan roadshow di 5 wilayah. Dan ini adalah untuk yang kali pertama digelar yakni di Surabaya Utara. “Dengan diadakan roadshow semacam ini, kami berharap agar pengetahuan masyarakat di bidang kesehatan akan mengingkat dan tujuan kita untuk mewujudkan Surabaya Kota Sehat akan terlaksana,” kata wanita berjilbab ini.

Esty menuturkan beragam kegiatan dilaksanakan selama roadshow berlangsung antara lain talkshow tentang kesehatan dengan menghadirkan nara sumber Rektor Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Surabaya, Zainuddin Maliki, Beberapa instansi terkait seperti Dinas Tata Kota, Dinas PU Bina Marga dan Pakar Pendidikan.

“Sengaja kami undang pakar pendidikan, karena untuk merubah perilaku tentunya pendidikan menjadi pondasi yang sangat penting. Jadi saya mohon kepada Rektor Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Surabaya Zainuddin Maliki bisa meamberikan tinjauan-tinjauan dan ulasan-ulasan bagaimana menuju kota sehat dalam rangka merubah perilaku masyarakat,” jelasnya.

Ada juga pameran yang terkait dengan program-program kesehatan dan program-program puskesmas yakni pembudidayaan tanaman obat keluarga (toga), bagaimana masyarakat dihimbau dan dimotivasi untuk bisa menggunakan obat-obatan yang ada disekeliling kita untuk bisa menjaga kesehatannya. TFC (Therapeutic Feeding Centre) yakni wadah yang didirikan Pemerintah Kota Surabaya dalam perbaikan gizi buruk untuk masyarakat melalui Puskesmas yang di Surabaya.

“Di Surabaya sudah ada 2 TFC yakni di Puskesmas Dupak dan Puskesmas Tanah Kali Kedinding. Kami juga akan mengembangkan Komunitas Fedding Canter sehingga kedepannya pengetahuan masyarakat akan perbaikan gizi bisa menjadi lebih baik lagi,” tukas Esty.(Hy)

Bookmark Button
Wisata & Lokasi Menarik
Sparkling Surabaya