19/03/2013 15:25:23
Permudah Investasi di Surabaya

SURABAYA SINGLE WINDOW (SSW), Memudahkan Investasi di Surabaya
Pemerintah  Kota Surabaya (Pemkot) Surabaya kini resmi memiliki layanan terpadu dengan nama Surabaya Single Window (SSW). Layanan ini akak memudahkan warga kota maupun warga asing yang ingin berinvestasi  di Surabaya, karena dikerjakan dengan sistim online. Utamanya, untuk layanan Surat Keterangan Rencana Kota (SKRK) atau zoning dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang dilakukan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR).

Layanan ini menjadi layanan satu jendela, karena pengurusan izin  secara online di DCKTR itu terintegrasi dengan System Informasi  Management (SIM) online dibeberapa SKPD atau unit kerja yang dikoordinasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Dengan cara ini, pemohon dapat mengisi aplikasi isian perijinan dari rumah. Kemudian datang ke Unit Pelayanan  Terpadu Satu Atap (UPTSA) untuk verifikasi ke Customer  Service di loket  DCKTR.

Layanan ini bertujuan memperpendek waktu dan pengecekan data, serta persyaratan bisa lebih cermat dilakukan. Melalui SSW, seluruh izin dapat langsung diproses secara bersamaan. Rentang waktu penyelesaian perizinan SSW ini beragam mulai 14 hari hingga 30 hari tergantung jenis izin yang diajukan.

Untuk diketahui, beberapa izin yang bisa diurus melalui SSW yakni surat  Keterangan Rencana Kota (SKRK). Amdal lalin, UKL-UPL, Izin Gangguan (HO), Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (IDUP). “Untuk AMDAL, ketentuannya memang 30 hari. Itu merujuk pada aturan Kementrian Lingkungan Hidup. Kita sudah berupaya melobi kementrian agar bisa lebih cepat prosesnya, namun proses amdal ditetapkan selama 30 hari karena butuh kajian amdal.” Terang Wali Kota Tri Rismaharani.

Lebih lanjut, Risma mengatakan, seluruh proses SSW menggunakan data elektronik. Semua terintegrasi, bisa diakses secara online dari rumah, sehingga semakin memperkecil peluang tatap muka antara pemohon dengan pelaksana tugas di pemerintahan. Dengan begitu, tidak ada peluang nepotisme karena semua dilakukan serba online.

“Dengan mekanisme baru ini, saya rasa semua pengusaha tidak akan keberatan, utamanya masalah waktu. Yang terpenting ada kepastian waktu penyelesaian plus pemohon dapat memonitor progres status berkasnya sejauh mana,” Kata Risma.

Selain itu, Pemkot menyiapkan jaringan dari UPTSA ke DCKTR, sehingga proses verifikasi data pengajuan UPTSA dapat terkirim secara elektronik ke DCKTR  untuk ditindak lanjuti pemrosesannya.

Dengan SSW pemerintah kota ingin menerapkan Single Sign On (SSO) untuk beberapa perizinan sekaligus. Melalui situs www.ssw.surabaya.go.id, publik dapat mengetahui peta peruntukan, sehingga investor/pemohon perizinan dapat mengetahui sejak awal  persilnya dapat dimanfaatkan untuk apa dan resiko kesalahan dalam perencanaan bisnis dapat dikurangi.

ALUR PENGGUNAAN APLIKASI SSW
Alur pengguna aplikasi SSW adalah sebagai berikut. Pertama, pemohon mengajukan permohonan secara online dengan melihat peruntukan  persil yang dimiliki oleh pemohon ke alamat www.surabaya.go.id dengan berbekal beberapa berkas yang disyaratkan, pemohon menyerahkan UPTSA guna diverifikasi.
Kabag  Humas Pemkot Nanis Chairani mengatakan, dengan penetapan SSW, diharapkan timbul optimisme dari dunia usaha, rasa kebersamaan diantara warga kota, dan pada akhirnya menjadi sebuah kekuatan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan kota.

PRODUK PERIJINAN DAN NON-PERIJINAN YANG DITERBITKAN PEMKOT

  1. Usaha Daya Tarik Swasta
  2. Usaha Kawasan Pariwisata
  3. Usaha Jasa Transportasi Wisata
  4. Usaha Perjalanan Pariwisata
  5. Usaha Makanan dan Minuman
  6. Usaha Jasa Penyediaan Akomodasi
  7. Usaha Penyelenggaraan Kegiatan Hiburan dan Rekreasi
  8. Usaha Penyelenggaraan Pertemuan, Perjalanan Insentif, Konferensi dan Pameran
  9. Usaha Jasa Informasi Pariwisata
  10. Usaha Jasa Konsultasi Pariwisata
  11. Usaha Jasa Pramuwisata
  12. Usaha Wisata Tirta
  13. Usaha Spa

Bookmark Button
Wisata & Lokasi Menarik
Sparkling Surabaya