17/04/2013 10:09:39
KIM Semanggi Beri Pengetahuan, UKM Bisa Berkembang

Dinkominfo-Surabaya memiliki salah satu Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) unggulan. KIM tersebut adalah KIM Semanggi dari Semolowaru. Saat berkunjung di Balai RW III kemarin (17/4) Tim Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya mengamati kegiatan KIM yang menjadi juara pada Lomba Cerdik Cermat Komunikatif (LCCK) tingkat Bakorwil I Pamekasan. Dalam kesempatan tersebut, tim Dinkominfo melihat sosialisasi penanggulangan demam berdarah oleh Siswari, Anggota KIM yang sekaligus bidan.

Siswari menjelaskan tentang 3M (menguras, menutup dan mengubur). Siswari juga membagikan tabel pengamatan jentik nyamuk sebagai langkah pemantauan perkembangbiakan nyamuk dalam setahun. 

Catur, Anggota KIM Semanggi menjelaskan, beberapa aktivitas dilakukan oleh KIM Semanggi. Antara lain penyuluhan demam berdarah, kenakalan remaja, bahaya narkoba, dan isu-isu terhangat. Untuk berbagai penyuluhan trersebut pihaknya bekerjasama dengan pihak-pihak terkait. Semisal penyuluhan demam berdarah pihaknya bekerjasama dengan dinas kesehatan. Sedangkan isu terhangat yang membahas tentang ketenagakerjaan pihaknya bekerjasama dengan Dinas Ketenagakerjaan.

Berbagai UKM bekerja sama dengan KIM ini. Sebagai contoh UKM Ermien yang dikelola Ermien Harijadi beralamatkan Semolowaru Elok AF-2. UKM ini memproduksi aneka kerajinan dari kertas semen. Tas, dompet, tempat tisu,dan kotak souvenir. Tak hanya dijual di Surabaya, kotak souvenir produksi Ermien menembus pasar souvenir di Solo. Melalui KIM, Ermien mendapat pengetahuan untuk mempromosikan kerajinan yang ia buat melalui internet.

Selain UKM Ermien ada pula UKM Sonya yang membuat kerajinan dari limbah kertas koran. Di antaranya toples dan lampu hias. Sedangkan UKM Mukenah membuat mukenah, manik-manik, dan bross. Yang terakhir adalah UKM Luwes yang membuat bisnis menjahit pakaian.

Untuk produk pangan ada UKM Elok Mekarsari. UKM tersebut membuat beraneka ragam pangan dari olahan lele, bayam, jamur, pisang dan lidah buaya. Lele diolah sedemikian rupa menjadi nugget, lemper, bakso dan abon. Sedangkan bayam diolah menjadi dawet sebagai alternatif konsumsi bagi anak-anak yang tak suka makan sayur. (pri)

Bookmark Button
Wisata & Lokasi Menarik
Sparkling Surabaya