04/06/2013 10:51:34
Stapler Berpotensi Tinggi Rusak e-KTP

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kumpulkan stakeholder terkait e-KTP di Graha Sawunggaling, Kemarin (3/6) . Upaya tersebut dilakukan agar seluruh stakeholder mengetahui jika e-KTP dilarang difotokopi. Selama ini e-KTP masih kebingungan bagi sebagian orang. Untuk itu, pemkot Surabaya menggelar sosialisasi tentang e-KTP. Peserta sosialisasi merupakan perwakilan dari kepolisian, kantor pertanahan, imigrasi, pajak, notaris, dan para camat.

FX Garmaya, Penanggung Jawab Perekaman e-KTP Kemendagri dan Gembong Wibowanto anggota tim teknis Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) hadir sebagai pembicara. Hadisiswanto Anwar, Asisten Bidang Pemerintahan Sekkota Surabaya mengatakan, pihaknya menghadirkan pembicara yang kompeten untuk mengakhiri segala polemik tentang e-KTP yang berkembang di masyarakat. Dengan ini, diharapkan dapat dicapai suatu kesamaan persepsi tentang e-KTP.

Garmaya menegaskan e-KTP lebih unggul karena terdapat chip yang hanya bisa dibaca dengan  card reader (alat pembaca chip).  Chip berisi biodata, tanda tangan, pas foto, dan sidik jari penduduk. Oleh karena itu, melalui surat edaran (SE) Mendagri nomor 471.13/1826/SJ, menginstruksikan kepada semua unit kerja atau badan usaha memberikan pelayanan kepada masyarakat, wajib memiliki card reader paling lambat akhir tahun 2013. Diharapkan dengan adanya card reader,  lembaga pelayanan publik dapat berikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Gembong Wibowanto, Teknologi (BPPT) menambahkan, kualitas chip e-KTP sangat baik dan telah melalui serangkaian proses pengujian. Menurutnya, fotokopi saja tidak akan dengan mudah merusak  chip. Termasuk jika basah, e-KTP tetap bisa digunakan lantaran  chip tersimpan di lapisan dalam yang tidak terjamah air.

Gembong menambahkan, stapler berpotensi tinggi merusak chip karena dapat melubangi fisik e-KTP. Sedang Suharto Wardoyo, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya mengatakan, di lingkup Pemkot Surabaya membutuhkan 291 card reader. Jumlah tersebut merupakan kajian dari Badan Pengelolaan Pembangunan Kota Surabaya.

Bookmark Button
Wisata & Lokasi Menarik
Sparkling Surabaya