Surabaya Raih Stand Terbaik di Surabaya Great Expo 2010

Ning Endang menambahkan jika panitia berharap untuk kedepan setelah diselenggarakan pameran ini adalah hendaknya pihak-pihak yang terkait dengan pelaksanaan pameran kali ini segera melakukan evaluasi dan mempersiapkan pelaksanaan pameran Surabaya Great Expo 2011 dengan harapan agar dapat mempersipkan pameran lebih bagus lagi.

"Bagi peserta yang berasal dari luar kota Surabaya kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena telah berpartisipasi semoga hasil dari pameran ini dapat memberikan dampak positif bagi kita semua. Dan kami berharap bagi para peserta yang telah berpartisipasi pada Surabaya Great expo 2010 ini dapat bergabung kembali pada Surabaya Great expo 2011," ucapnya.

Ning endang berharap agar pihak-pihak yang terkait dengan pelaksanaan pameran kali ini kedepan akan terus melakukan perbaikan untuk itu diharapkan agar para peserta dapat menyampaikan saran-saran atau masukan guna perbaikan penyelenggaraan pameran yang akan datang.

Sementara itu, Walikota Surabaya Bambang DH dalam sambutannya menyatakan jika Pemerintah Kota Surabaya sadar untuk mengiringi perkembangan kemajuan berbagai industri kecil, menengah dan sebagainya dibutuhkan upaya promosi. "Oleh karena itu even-even seperti ini akan terus kita lakukan secara rutin bahkan Pemkot dengan KADIN Kota Surabaya sedang mendisain pameran tematik yang nanti bisa mulai januari hingga desember bisa berjalan terus," ucapnya.

Menurut Bambang, Surabaya neraca perdagangan dengan beberapa negara hanya defisit dengan China namun demikian Surabaya masih agresif dengan mengikuti pameran di Cina dan beberapa bulan yang lalu baru selesai pameran di Eropa-Den Haag dan pada bulan Desember biasanya mengikuti pameran di Uni Emirat Arab-Dubai.

"Dua minggu lagi kita akan pameran di Tanzania-Afrika dan biasanya saya pameran di luar negeri berbagai produk mulai dari UKM sampai industri menengah dan besar selalu saya ajak walaupun kadang hanya berupa company profil atau produknya kita bawa," katanya.


Bambang menyebutkan jika dari tahun ke tahun peningkatan transaksi cukup bagus termasuk menarik minat investasi. Sampai dengan triwulan I jumlah investasi di Surabaya sudah mencapai 2187 unit investasi baru di 15 sektor industri, dengan nilai investasi 260.800.000.000. Hal tersebut memberikan harapan yang baik dan dapat mengurangi angka pengangguran tenaga kerja sampai 15.550.

Jika tahun lalu Pemkot menprediksikan bisa menyalurkan tenaga kerja sebanyak kurang lebih 3.000 tetapi realisasinya Pemkot bisa menyalurkan tenaga kerja sampai 9.000. Tahun ini baru triwulan pertama saja Pemkot bisa menyalurkan tenaga kerja 13.550 hal ini sudah luar biasa.

"Mudah-mudahan ada gairah dan semangat lagi karena seperti pelaksanaan pilkada banyak orang yang mengkhawatirkan akan mengganggu roda perekonomian di Surabaya malah tanggal 2 juni pada saat pencoblosan, ternyata banyak warga yang beramai2 untuk berbelanja. Dan tadi sudah saya katakan saya akan mengajak untuk pameran baik dalam maupun luar negeri tolong kualitas produknya terus diperbaiki. Hal ini tentu bagi yang kita ajak pameran produknya dari sisi kualitas maupun kuantitas jika ada order besar mampu memenuhi," harapnya.

Bambang menyebutkan jika tidak sedikit mereka datang ke stand-stand Pemkot yang diluar negeri termasuk terakhir kemarin di belanda, banyak produk yang bagus tetapi begitu ada permintaan order besar tidak mampu memenuhi hal ini sering terjadi.

"Oleh karena itu mudah-mudahan kerjasama dengan banyak pihak ini terus bisa berlanjut, saya senang mendengar banyak komitmen dari para peserta pameran yang akan selalu ikut pameran kita," pungkasnya.(SyL)

Wisata & Lokasi Menarik
Sparkling Surabaya