Sebanyak 9 orang dari Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim), melakukan kunjungan pembelajaran terkait sistem penilaian angka kredit guru berbasis online ke Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Kamis (15/11/2018).

Rombongan Dispendik Kota Bontang dipimpin Pelaksana Sub. Bagian Keuangan dan Perencanaan bidang Perencanaan dan Keuangan, Kisto. Beberapa kepala SMP dan SD di Kota Bontang turut serta dalam kunjungan ini. Kedatangan mereka disambut Kepala Bidang (Kabid) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dispendik Surabaya Mamik Suparmi.

Kisto mengatakan, selama ini pihaknya selalu menemui permasalahan saat memulai penilaian angka kredit guru. Apalagi prosesnya manual. Dengan jumlah guru sekitar 800 orang, sementara tim penilai berjumlah 6 orang, tentu belum sebanding. “Tentu kami agak kesulitan dan kami ingin belajar bagaimana penilaian angka kredit guru secara online,” katanya.

Mamik menjelaskan, kenaikan pangkat guru di Kota Surabaya menggunakan aplikasi bernama Sistem Informasi Guru Surabaya (Si Agus). Namun, sebelum membuat aplikasi tersebut, terlebih dahulu membangun database. “Untuk kenaikan pangkat juga pakai database tersebut,” kata Mamik.

Mamik melanjutkan, Dispendik Surabaya memiliki database yang terkumpul di sistem informasi profil sekolah. Database tersebut menjadi titik awal. Proses pembuatan juga cukup lama dan berat. “Setelah itu tinggal memanfaatkan aplikasi menggunakan database. Semua bisa dibaca, mulai dari sertifikat-sertifikat dan lain-lain,” ujarnya.