Dinkominfo - StartUp Nation Summit (SNS) telah berjalan selama 2 hari di Kota Pahlawan. Sebagai tuan rumah ketujuh ajang berkumpulnya startup internasional ini, Surabaya senantiasa berupaya untuk menjadikan kota ini agar menjadi kota yang patut dikunjungi kembali.

Minggu (18/11) rombongan dari dari delegasi StartUp Nation Summit ini mengikuti kegiatan field visit yang tersebar ke dalam 3 paket, dimana untuk setiap paketnya mereka akan diajak berwisata mengelilingi berbagai destinasi di Kota Surabaya.

Rombongan memulai tour dari Hotel Ciputra World Surabaya pada pukul 13.00 dan tiba di lokasi pertama, di Kampung Herbal Nginden sekitar pukul 13.30. Barisan tanaman hijau yang ditanam dalam pot menghiasi halaman pada tiap-tiap rumah di kampung ini. Banyak juga dijumpai berbagai olahan makanan dan minuman yang terbuat dari tanaman herbal seperti jahe merah, sinom, dan lidah buaya disajikan oleh UKM kampung ini.

Hasbi, salah satu delegasi asal Malaysia mengatakan, "Saya suka dengan kermahan yang disajikan oleh warga Surabaya, terimakasih atas penyanbutan yang meriah di kampung ini. Semoga warga kampung ini terus berupaya untuk menjaga kampung agar tanaman herbal tetap lestari," pekik Hasbi saat diwawancarai.

Field visit kembali berlanjut menuju ke destinasi selanjutnya, yakni menuju ke ITS Research Center. Tempat ini dijadikan sebagai ajang pameran bagi para pemilik Start Up di kampus ternama di Surabaya ini. Setibanya di lokasi, para delegasi kembali disambut oleh berbagai start up karya anak bangsa yang bererak di berbagai bidang, mulai dari teknologi, konveksi hingga bidang kuliner.

Tidak hanya berhenti sampai ITS Research Center, rombongan kembali melanjutkan perjalanan ke Broadband Learning Center (BLC) Grudho, tempat pembelajaran TIK gratis binaan Dinkominfo Surabaya.

Command Center 112 dan Koridor Co Working Space menjadi jujugan selanjutnya dalam field visit paket 1 ini. Command Center 112 merupakan salah satu terobosan revolusioner dari Walikota Surabaya yang dibangun untuk mewadahi laporan-laporan urgent untuk ditangani oleh Pemkot Surabaya. 

Masih di kompleks gedung yang sama, para delegasi ini diajak memasuki ruangan koridor. Koridor sendiri adalah co working space yang dibuat untuk mewadahi Kreativitas anak-anak muda Di surabaya. 

Setelah seharian berkeliling kota, akhirnya para delegasi berhenti di destinasi terakhir yaitu Mlaku-mlaku Nang Tunjungan. (hnm)