Dinkominfo-Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan Kota Surabaya menggelar Semarak Hari Disabilitas dan Lomba Siswa Berkebutuhan Khusus tahun 2018. Kegiatan tersebut sebagai bagian dari peringatan Hari Disabilitas Internasional tahun 2018. Bertempat di Taman Bungkul Surabaya, Sabtu (1/12), ribuan orang berkumpul menyaksikan karnaval dan unjuk bakat para siswa berkebutuhan khusus.

Dalam kesempatan tersebut, Ikhsan, Kepala Dinas Pendidikan kota Surabaya memberangkatkan peserta karnaval. Salah satu peserta karnaval yakni SDN Bendul Merisi 408 mengusung tema kostum 3R : reduce, reuse dan recycle. Peserta dari SD satu ini mengenakan kostum menarik dari kerajinan tangan dengan memanfaatkan bahan dari sampah tas plastik, tutup botol mineral, kertas koran, tali rafia, kardus dan bahan daur ulang lainnya.  

Ikhsan dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini digelar untuk mengapresiasi hari Disabilitas Internasional. Ia berterima kasih kepada mama papa semua yang sabar mendampingi hingga anak-anak bisa berprestasi. Lebih lanjut Ikhsan menuturkan, Pemerintah Kota Surabaya selain memiliki Sekolah Dasar inklusi sebanyak 50 dan Sekolah Menengah Pertama sebanyak 25, satu tahun terakhir telah membangun lima pusat layanan difabilitas untuk melayani masyarakat agar lebih baik lagi.

"Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi aktif. Kami dari Dinas Pendidikan memiliki program kerjasama dengan para psikolog.", tutur Ikhsan.

Para siswa difabel unjuk bakat dalam rangkaian kegiatan tersebut. Seperti Tari Remo yang disajikan oleh 3 siswa Berkebutuhan Khusus dari SDN Sumurwelut. Sementara itu Bagus Rizky Nur Diansyah dari SDN Dukuh Kupang III melantunkan dengan indah tartil Al Quran. Suara merdu Rizky Nova Firmansyah dari SDN Pacarkeling IX yang merupakan juara 1 lomba menyanyi tingkat kota juga turut memukau para hadirin.

Stevanus Noviando dari SDN Wonokusumo IV yang juga juara 1 penampil puisi tingkat kota dengan semangat membawakan puisi berjudul Pahlawan. Selain itu, sebanyak 50 SDN Penyelenggara Inklusif Kota Surabaya berlomba dalam Lomba Fashion Show untuk Anak Berkebutuhan Khusus. (pri)